Photobucket

KEMANUSIAAN

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional didirikan berdasarkan memberi pertolongan tanpa membedakan korban yang terluka dalam pertempuran, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia. Palang Merah membutuhkan saling pengertian, persahabatan, kerjasama, dan perdamaian abadi bagi sesama manusia.

KESAMAAN

Gerakan ini tidak membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama atau pandangan politik. Tujuannya semata-mata mengurangi penderitaan sesama manusia sesuai dengan kebutuhannya dan mendahulukan keadaan yang paling parah.

KENETRALAN

Agar senantiasa mendapat kepercayaan dari semua pihak, gerakan ini tidak boleh memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, kesukuan, agama atau ideologi.

KEMANDIRIAN

Gerakan ini bersifat mandiri. Perhimpunan nasional disamping membantu pemerintahnya dalam bidang kemanusiaan, juga jarus mentaati peraturan negaranya, harus selalu menjaga otonominya sehingga dapat bertindak sejalan dengan prinsip-prinsip gerakan ini.

KESUKARELAAN

Gerakan ini adalah gerakan pemberi bantuan sukarela, yang tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keuntungan apapun.

KESATUAN

Didalam suatu negara hanya ada satu Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah.

KESEMESTAAN

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah bersifat semesta. Setiap perhimpunan nasional mempunyai hak dan tanggungjawab yang sama dalam menolong sesama manusia.

BANTUAN KORBAN BENCANA WASIOR :

Palang Merah Indonesia |
Provinsi Papua Barat
Jln. Kota Baru No. 18 Anggrem, Manokwari, Papua Barat (98311)
Telp/Fax (0986) - 211351 Email : poskobencanawasior@gmail.com

Laporan Harian tanggal 16 oktober 2010

Posted On 20.05 by Posko bencana wasior 0 komentar

Laporan Harian tanggal 15 oktober 2010

Posted On 00.52 by Posko bencana wasior 0 komentar

PMI Daerah Papua Barat Untuk Wasior

Posted On 22.15 by Posko bencana wasior 1 komentar


Tragedi 4 Oktober 2010 lalu, membuat segalanya berubah di Kabupaten Teluk Wondama. Banjir Bandang yang melanda daerah tersebut merenggut ratusan korban jiwa, rumah-rumah hancur, dan hingga sampai sekarang ini masih banyak korban jiwa yang masih belum ditemukan. 


Semenjak itu, Palang Merah Indonesia Daerah Papua Barat melakukan Operasi Tanggap Bencana untuk wasior. Hingga sampai sekarang ini, sudah banyak relawan yang turun kelokasi yang ditugaskan oleh PMI Daerah Papua Barat. Diantaranya mendirikan Posko Bencana, melakukan evakuasi untuk meninggal yang tertimbun lumpur, korban yang selamat juga korban yang luka-luka. dan ada pula penduduk yang diungsikan, untuk di Manokwari terdapat 2 camp pengungsian, diantaranya camp pengungsi lapangan Kodim dan camp pengungsi BLK (Balai Latihan Kerja). 


Pada masing-masing camp pengungsi tersebut terdapat posko yang melayani RFL (Restoring Family Link) dan PSP (Psychological Support Program). Dan juga pada posko terdapat update informasi setiap harinya, sehingga dari informasi itu dapat menerangkan gambaran setiap harinya yang telah PMI lakukan.


Selain relwan pribumi, untuk operasi ini juga mendapat bantuan relawan dari Papua, Bali, Sorong, Sulsel dan juga 

Sekilas informasi dari Wasior tanggal 15 oktober 2010

Posted On 18.21 by Posko bencana wasior 0 komentar

DOWNLOAD_LAPORAN_HARIAN_POSKO
Wasior sampai saat ini seperti laporan dari rekan kami Dwi Handoko Staff Penanggulangan Bencana PMI Prov. Jawa Tengah bahwa di Wasior situasi sudah mulai aman dan terkendali, masih ada penduduk yang tinggal di rumah yang terkena lokasi longsor, Dinas PU masih melakukan pembersihan jalan dan memperbaiki saluran sungai di sekitar jembatan jembatan dengan mengerahkan 10 alat berat. Dan terdapat posko-posko pelayanan antara lain Rumah sakit lapangan TNI AL, Posko kesehatan Bakrie, Dinas kesehatan dengan PMI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Dan juga Dwi handoko menerangkan kalau, perekonomian mulai berjalan dengan adanya pasar pasar dan warung warung yang berjualan, sudah dipasangnya tandon tandon air oleh PU dititik titik tertentu, untuk kesehatan sudah ada dari Dinas Kesehatan dan rumah sakit lapangan TNI AL, PMI membantu dalam pelayanan.

Untuk Pelayanan dari PMI, bahwasannya untuk tim PSP melakukan assessment ke lokasi kampung manggurai dan kampung moru, karena juga terdapat pengungsi disana. Tim Kesehatan dari PMI juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan kegiatan, adapun pelaksanakan kegiatan dokter jaga akan dilaksanakan mulai besok tgl, 16 Oktober 2010.

Jumlah personil yang bertugas, Tim Asesment 10 orang, Tim Kesehatan 2 orang, Tim PSP 4 orang, Tim Logistik 2 orang, Tim Distribusi 15 orang, Tim DU 2 orang, Tim Watsan 1 orang, Tim RFL 2 orang, Tim IT 1 orang, Tim Posko 1 orang. Mereka tugas disana untuk membantu korban bencana banjir Bandang Wasior. Dan Semoga semuanya berjalan dengan lancar.

coco_bali

Komodo yang masih liar akhirnya dilepas

Posted On 13.14 by Posko bencana wasior 1 komentar


Seiring perkembangan jaman tentu kita terpacu untuk menggunakan fasilitas teknologi yang canggih. begitu juga untuk bencana, dalam hal teknologi tentu amat sangat berguna. dalam hal report informasi intern maupun bersifat publik. Seperti halnya jaringan untuk telekomunikasi maupun internet, tentu ditempat bencana kemungkinan saja terputus dan tidak ada komunikasi yang tersedia, dan juga kalu kita akan mengirim informasi yang begitu panjang lebar menjadi sangat sulit. Walaupun telekomunikasi tersedia, belum tentu juga kita akan memberikan informasi panjang lebar lewat telepon, samapi telinga panas pun tidak akan selesai kita menjelaskannya. Kalau pakai sms, jari jemari kita bakalan keseleo nanti menulis sms yang banyaknya se'abrek. nah untuk itulah dari Palang Merah Prancis (FRC) membuat suatu teknologi untuk mengatasi hal tersebut.

Inilah suatu alat yang bernama komodo, menurut salah pengakuan Mas Yusuf delegasi dari FRC menuturkan bahwa Komodo ini masih dalam suatu percobaan, namun karena sangat diperlukan untuk sarana fasilitas telekomunikasi akhirnya Komodo ini dibawa. Di dalam komodo ini terdapat peralatan laptop, GPS, 2 modem GSM,HT, konektor mobil, dan perangkat untuk penghubung ke satelit . Sehingga sampai juga di Markas Daerah PMI Papua barat, dari hari rabu sampai kamis akhirnya Si Komodo ini disetting sedemikian rupa sehingga bisa dipergunakan. Namun untuk sementara Si Komodo yang dilepas di markas PMI Daerah Papua Barat menggunakan jaringan GSM untuk koneksinya.

Sebenarnya Si Komodo ini ada 2, rencananya yang lagi 1 akan dilepas di Wasior. Dan juga jumat tanggal 15 oktober 2010, rekan-rekan relawan berangkat dari markas Daerah PMI Papua Barat menuju ke Wasior pukul 09.00 wib dengan menggunakan Pesawat Susy. Jadi Si Komodo ini dilepas di Wasior, dan untuk jaringannya nanti akan menggunakan satelit.

coco_bali

Laporan harian tanggal 14 Oktober 2010

Posted On 01.14 by Posko bencana wasior 0 komentar

Laporan Harian tanggal 13 oktober 2010

Posted On 21.12 by Posko bencana wasior 0 komentar

Laporan Harian tanggal 12 oktober 2010

Posted On 20.12 by Posko bencana wasior 0 komentar

PMI Daerah Papua Barat Untuk Wasior

Posted On 20.07 by Posko bencana wasior 0 komentar

Tragedi 4 Oktober 2010 lalu, membuat segalanya berubah di Kabupaten Teluk Wondama. Banjir Bandang yang melanda daerah tersebut merenggut ratusan korban jiwa, rumah-rumah hancur, dan hingga sampai sekarang ini masih banyak korban jiwa yang masih belum ditemukan.

Semenjak itu, Palang Merah Indonesia Daerah Papua Barat melakukan Operasi Tanggap Bencana untuk wasior. Hingga sampai sekarang ini, sudah banyak relawan yang turun kelokasi yang ditugaskan oleh PMI Daerah Papua Barat. Diantaranya mendirikan Posko Bencana, melakukan evakuasi untuk meninggal yang tertimbun lumpur, korban yang selamat juga korban yang luka-luka. dan ada pula penduduk yang diungsikan, untuk di Manokwari terdapat 2 camp pengungsian, diantaranya camp pengungsi lapangan Kodim dan camp pengungsi BLK (Balai Latihan Kerja) yang ke duanya terletak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat..

Pada masing-masing camp pengungsi tersebut terdapat posko yang melayani RFL (Restoring Family Link) dan PSP (Psychological Support Program). Dan juga pada posko terdapat update informasi setiap harinya, sehingga dari informasi itu dapat menerangkan gambaran setiap harinya yang telah PMI lakukan.

Selain relwan pribumi, untuk operasi ini juga mendapat bantuan relawan dari Papua, Bali, Sorong, Sulsel dan juga rekan-rekan dari Palang Merah Prancis (FRC) dan juga dari PMI Pusat yang akan mensuport tanggap darurat disni. relwan yang dikirim mempunya spesialisasi antara lain PSP, RFL, Watsan (water dan sanitasi), posko dan medic berserta juga rekan-rekan dari Supreme Master Ciang Hai.

Sehingga setiap harinya relawan yang bertugas sudah melakukan tugas sesuai dengan bidangnya, mereka ditugaskan di pos pengungsian. namun juga untuk yang di Wasior, pada tanggal 15 oktober 2010 akan diberangkatkan melalui pesawat.

coco_bali

 
Photobucket