Photobucket

KEMANUSIAAN

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional didirikan berdasarkan memberi pertolongan tanpa membedakan korban yang terluka dalam pertempuran, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia. Palang Merah membutuhkan saling pengertian, persahabatan, kerjasama, dan perdamaian abadi bagi sesama manusia.

KESAMAAN

Gerakan ini tidak membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama atau pandangan politik. Tujuannya semata-mata mengurangi penderitaan sesama manusia sesuai dengan kebutuhannya dan mendahulukan keadaan yang paling parah.

KENETRALAN

Agar senantiasa mendapat kepercayaan dari semua pihak, gerakan ini tidak boleh memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, kesukuan, agama atau ideologi.

KEMANDIRIAN

Gerakan ini bersifat mandiri. Perhimpunan nasional disamping membantu pemerintahnya dalam bidang kemanusiaan, juga jarus mentaati peraturan negaranya, harus selalu menjaga otonominya sehingga dapat bertindak sejalan dengan prinsip-prinsip gerakan ini.

KESUKARELAAN

Gerakan ini adalah gerakan pemberi bantuan sukarela, yang tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keuntungan apapun.

KESATUAN

Didalam suatu negara hanya ada satu Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah.

KESEMESTAAN

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah bersifat semesta. Setiap perhimpunan nasional mempunyai hak dan tanggungjawab yang sama dalam menolong sesama manusia.

BANTUAN KORBAN BENCANA WASIOR :

Palang Merah Indonesia |
Provinsi Papua Barat
Jln. Kota Baru No. 18 Anggrem, Manokwari, Papua Barat (98311)
Telp/Fax (0986) - 211351 Email : poskobencanawasior@gmail.com

wasior yang selalu ku kenang

Posted On 23.09 by Unknown 0 komentar

Aku saat melihat raut wajahmu dari udara begitu terluka akibat banjir bandang, batu besr kecil, pasir dan lumpur menutupi permukaan daeraah mu dari Dotir sampai Samberawoy


DOWNLOAD_LAPORAN_HARIAN_POSKO

lagi belajar

Posted On 23.05 by mhinie etsuko 0 komentar



malam ini katanya lagi belajar, tp sebagian so pada manganto...
pigi mana yg lainnya...!!!!

DOWNLOAD_LAPORAN_HARIAN_POSKO

Manokwari

Posted On 23.04 by Tri Martani 0 komentar

14 hari di manokwari, luar biasa
malam terakhir di papua barat
tanggal 3 November 2010
trus tanggal 4 go home
kembali ke habitat aslinya
bandung bermartabat
bersih
makmur
taat
bersahabat


DOWNLOAD_LAPORAN_HARIAN_POSKO

Satgana PMI

Posted On 23.04 by adam pabar 0 komentar

saat ini kami lg evaluasi dan pembekalan menjelang kawan-kawan pendamping pulang ke daerah asal



DOWNLOAD_LAPORAN_HARIAN_POSKO

KUSUS SINGKAT BLOGGER

Posted On 19.06 by Unknown 0 komentar


malam ini (3-11-2010) merupakan malam terakhir bagi kami TIM yang terdiri dari 6 orang yang diberangkatkan oleh PM Pusat. di malam terakhir ini kami di sarankan memberikan sedikit ilmu kami kepada teman-teman relawan yang teribat di Posko Manokwari.

Laporan Harian tanggal 31 Oktober 2010

Posted On 16.04 by Posko bencana wasior 0 komentar

PEREKONOMIAN WASIOR MULAI BANGKIT

Posted On 15.36 by Dayat Tullo 0 komentar



Banjir bandang yang menerjang wasior pada 4 Oktober 2010 lalu melumpuhkan seluruh aktivitas masyarakat wasior. Bagaimana tidak, kota yang sebelumnya ramai dipenuhi warga yang kesehariannya berdagang dan berbagai aktivitas lainnya, dalam sekejap lumpuh total akibat terjangan air bah yang hingga saat ini menurut data Posko Induk Pemprov Papua Barat telah menewaskan 167 orang dan 118 orang dinyatakan hilang serta lebih dari 8.000 warga melakukan eksodus besar-besaran keluar dari Wasior menuju kota lainnya seperti Manokwari dan Nabire.

Akan tetapi itu merupakan kisah hampir sebulan yang lalu. Kini, Wasior mulai bangkit dari keterpurukan. Masyarakat yang tidak ikut mengungsi dan memilih tetap tinggal di Wasior kini mulai membangun kembali sisa-sisa puing bangunan rumahnya. Bahkan dari pantauan PMI, lokasi pasar yang porak-poranda ketika terjadi banjir bandang, kini mulai ramai dipenuhi pedagang. Toko-toko dan kios-kios yang menjual bahan kebutuhan pokok pun kembali dibuka oleh pemiliknya sehingga aktivitas perekonomian di Wasior mulai tumbuh kembali. Beberapa kantor pemerintah juga telah mulai dibuka, aktivitas perbankan yang ketika bencana lumpuh total, kini mulai ada kembali dengan dibukanya Bank Rakyat Indonesia(BRI).

Salah seorang warga, Welem (28) mengungkapkan “kami ingin bangun wasior kembali seperti dahulu, walaupun lama,kami tetap akan terus membangun”. Ya, seperti itulah harapan warga wasior, berupaya melupakan bencana yang merenggut nyawa keluarga mereka dan menenggelamkan harta benda mereka. Mereka ingin bangkit dari keterpurukan dan biarlah waktu yang menjawabnya.

(Dok. Foto dari Komunikasi Posko PMI Teluk Wondama)

Informasi lebih lanjut hubungi Posko PMI Teluk Wondama. Bidang Komunikasi, Hidayatullah (085244184616).

DOWNLOAD_LAPORAN_HARIAN_POSKO

 
Photobucket